
Kota Jambi - Siswa kelas 12 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Jambi baru saja menyelesaikan kegiatan <i>field</i> <i>trip</i> yang edukatif dan inspiratif ke Museum Siginjai dan Museum Perjuangan Rakyat Jambi. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata pelajaran Sejarah Indonesia sebelum menghadapi Ujian Madrasah.
Pada hari Rabu, 19 Februari 2025, siswa kelas XII PMIA 2, dan Kamis, 20 Februari 2025, siswa kelas XII PMIA 1, XII PIS 1, XII PIS 2, XII PIS 3, mengunjungi kedua museum tersebut untuk mempelajari sejarah lokal Jambi secara langsung. Mereka mengamati koleksi museum, mencatat informasi penting, serta mendokumentasikan temuan mereka dalam bentuk foto dan video. Para siswa juga berinteraksi dengan pemandu museum untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah dan makna di balik setiap koleksi.

Antusiasme terpancar dari wajah para siswa. Bagi sebagian besar dari mereka, ini adalah kunjungan pertama ke Museum Siginjai dan Museum Perjuangan Rakyat Jambi. Mereka mendapatkan wawasan baru mengenai peristiwa-peristiwa penting yang pernah terjadi di Jambi, termasuk perjuangan rakyat Jambi dalam merebut kemerdekaan.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya belajar sejarah dari buku, tetapi juga melihat langsung bukti-buktinya di museum," ujar salah seorang siswa.
Kegiatan ini tidak hanya membantu siswa memahami sejarah secara lebih konkret, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis, analisis sejarah, serta kemampuan komunikasi dan presentasi. Sebagai tugas akhir, siswa diminta untuk membuat video atau <i>vlog</i> sejarah lokal Jambi berdasarkan koleksi yang mereka temukan di museum. Tugas ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam menyajikan informasi sejarah kepada masyarakat luas.
"Kami berharap tugas ini dapat menjadi sarana bagi siswa untuk berbagi pengetahuan tentang sejarah Jambi kepada masyarakat luas," kata Ibu Rizki Transiska, S.Hum., guru mata pelajaran Sejarah Indonesia yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan <i>field</i> <i>trip</i> ini.
Ibu Rizki Transiska juga berharap bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi kegiatan akhir, tetapi akan menjadi program rutin yang dapat membawa siswa MAN 1 Kota Jambi lebih dekat dan memiliki wawasan sejarah dan budaya lokal Jambi. Kepala Madrasah dan pengelola Museum Siginjai dan Museum Perjuangan juga mendukung penuh terlaksananya kegiatan ini.

<i>Field</i> <i>trip</i> ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Mereka dapat menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan bukti nyata di lapangan sehingga mereka lebih menghargai sejarah dan warisan budaya daerah mereka.
Penulis: Melly Marina Oktavia
Editor: Nurhasanah
|
137x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...