
Jambi, 26 Mei 2025 – Utusan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Jambi turut serta dalam kegiatan Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara di Kota Jambi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jambi dan melibatkan 40 lembaga, terdiri dari institusi pendidikan, perkantoran, dan swasta.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Makmur ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Bapak Dr. H. Sudirman, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan kebanggaannya karena Bahasa Indonesia telah disahkan menjadi bahasa internasional ke-10 oleh UNESCO di lembaga PBB. Bapak Sudirman pun mengajak masyarakat untuk lebih bangga dan aktif menggunakan Bahasa Indonesia. Melalui kegiatan ini, beliau berharap masyarakat semakin memahami dan antusias menggunakan Bahasa Indonesia di ruang publik.
Pada kesempatan yang sama, Ibu Ilsa Dewita P. Soraya, S.S. mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, mencontohkan kebanggaan masyarakat Prancis terhadap bahasa mereka, bahkan hingga menolak memberikan pelayanan kepada pendatang jika tidak menggunakan Bahasa Prancis.

Sebelum masuk ke materi inti, seluruh peserta sosialisasi diarahkan untuk mengerjakan prates sebanyak 20 butir soal seputar kaidah Bahasa Indonesia. Dilanjutkan penyampaian materi pertama mengenai ejaan yang disampaikan oleh Ibu Fitria, S.S., M.A. Setelah istirahat, sosialisasi dilanjutkan dengan materi pengutamaan bahasa negara oleh Bapak Sarwono, S.Pd. Beliau menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya, Balai Bahasa Provinsi Jambi melakukan penilaian di lima puluh titik dari dokumen resmi lembaga binaan. Namun, saat ini fokus penilaian bergeser ke isi surat, mengingat setiap lembaga sudah memiliki format dokumen resmi masing-masing. Penilaian juga mencakup penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik.

Di hari kedua, peserta kembali mendapatkan materi mengenai kalimat efektif dengan Ibu Fitria, S.S., M.A. kembali sebagai narasumber. Pada sesi ini, dilakukan latihan memperbaiki dua belas kalimat tidak efektif menjadi kalimat efektif. Kemudian usai istirahat salat dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan mengulas contoh tata naskah dinas yang sesuai kaidah Bahasa Indonesia, dengan berpedoman pada masing-masing Lembaga oleh Ibu Nurhaidah, S.Pd. Di sesi akhir, peserta mengerjakan pascates yang berisi dua puluh soal yang sama seperti saat prates. Kegiatan pun ditutup dengan menyuarakan Trigatra Balai Bahasa: Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing.
Setelah sosialisasi ini, Balai Bahasa Provinsi Jambi akan melakukan kunjungan ke MAN 1 Kota Jambi dengan maksud meminta surat-menyurat lima hingga sepuluh surat dalam periode Januari--Mei dan mengambil foto-foto pada ruang public. Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisis. Hasil dari analisis tersebut akan disampaikan ke pihak MAN 1 Kota Jambi dengan kegiatan pendampingan yang dicanangkan akan dilaksanakan pada Juli – Agustus mendatang.
Setelah melewati semua rangkaian pembinaan, kegiatan yang diketuai oleh Ibu Ratih Sophia Lestari, S.Pd. ini diharapkan dapat menciptakan Kawasan praktik baik Lembaga pengguna Bahasa Indonesia. Tentunya tidak hanya selama kegiatan, namun MAN 1 Kota Jambi dapat mempertahankan dan melanjutkan penerapan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan madrasah.
Penulis: Melly Marina Oktavia
Editor: Nurhasanah
|
64x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...